SAMPIT – SDN 1 Baamang Tengah Kotawaringin Timur (Kotim) secara konsisten menggelar kegiatan Cibulok atau Cinta Budaya Lokal setiap tanggal 15.
Dalam program ini, siswa dan guru mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya mengenalkan keberagaman budaya sejak usia dini.
Kepala SDN 1 Baamang Tengah, Hasanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di kalangan siswa.
“Kami ingin siswa-siswi mengenal budaya lokal Indonesia yang kaya dan beragam. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan sikap saling menghargai sesuai moto Bhineka Tunggal Ika,” ujar Hasanuddin, Rabu 22 Januari 2025.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah memastikan program ini tidak memberatkan siswa, selain itu juga sekolah mendata murid yang tidak mampu untuk diberikan seragam dan buku gratis.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pentas seni yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk menampilkan berbagai kreativitas, seperti menari, drama, puisi, dan lain sebagainya.
“Pentas seni ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak. Kami ingin mereka bangga menunjukkan bakat dan kemampuan mereka,” pungkas Hasanuddin.
(nardi)












