SAMPIT – Seorang pemuda menjadi korban pembacokan oleh pelaku tak dikenal di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di kawasan Terowongan Nur Mentaya, depan Stadion 29 November Sampit, pada Minggu, 9 Februari 2025.
Menurut kesaksian seorang warga bernama Asep, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, banyak pengendara motor yang sedang nongkrong setelah menonton balap liar di lokasi tersebut.
“Saat itu balap liar sudah bubar, namun masih banyak yang nongkrong ada yang sedang belanja minuman dingin dan pentol,” kata Asep saat ditemui.
Saat itu pelaku mengajak korban berkenalan, namun korban sempat bertanya kepada pelaku identitasnya tetapi pelaku langsung pergi begitu saja.
“Dia itu kabarnya mau ikut ngumpul, lalu ditanya siapa setelah itu langsung pergi, saat kembali itu dia langsung membacok korban dengan senjata tajam namun sempat ditangkis dengan tangan,” beber Asep.
Kata Asep bahwa saat itu korban bersimbah darah di atas sepeda motor, karena korban diserang saat duduk menggunakan senjata tajam oleh pelaku.
“Pelaku itu menutup wajahnya dengan semacam kaos, lalu setelah membacok dia sempat minta maaf ke orang-orang sekitar yang sedang berbelanja kepada pedagang setelah itu sudah kabur entah kemana,” paparnya.
Pelaku mengaku berasal dari Sumatra, dan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah-hitam.
Hingga saat ini polisi terus mengejar pelaku dan telah memintai kesaksian sejumlah orang dari lokasi kejadian.
Dikabarkan bahwa korban berinisial ML dan berumur 20 tahun itu akan dirujuk ke Palangka Raya karena luka bacok yang cukup parah di tangannya.
(Jimmy)












