SAMPIT – Anah (40), warga Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, ditemukan meninggal dunia di kamar barak yang disewanya pada Minggu, 9 Februari 2025.
Korban ditemukan sekitar pukul 19.15 WIB oleh temannya di barak bernomor enam yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Km 85, RT 010, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menurut keterangan warga setempat, Cacan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat menerima kunjungan seorang pria sekitar pukul 16.30 WIB, sebagaimana disampaikan oleh teman korban, Dewi.
“Saat itu korban kedatangan tamu teman prianya sore hari sekitar pukul setengah lima menggunakan sepeda motor,” beber Cacan, Senin 10 Februari 2025.
Menurut keterangan Cacan, pria tersebut diketahui mengendarai sepeda motor bebek berwarna hitam-merah. Sekitar pukul 18.15 WIB, ia terlihat keluar dari barak korban.
Dewi, teman korban, datang tak lama setelah pria itu pergi. Saat mengetuk pintu, ia mendapati kamar korban tidak terkunci. Selain itu, lampu dalam kamar padam, membuat suasana menjadi gelap.
“Saat dinyalakan temannya melihat korban dalam keadaan tengkurap, kemudian temannya itu membalik badannya dan terlihat korban hidung dan bibirnya mengeluarkan darah,” sebutnya.
Setelah itu Dewi memberitahu temannya bahwa dirinya sempat menelpon korban sekitar pukul 19.04 WIB namun dari tiga nomor ponselnya hanya satu yang aktif namun tidak menjawab.
Menerima informasi itu Tim Inafis Polres Kotim langsung terjun ke lokasi untuk melakukan identifikasi hingg pukul 23.15 WIB dan dibawa ke Instalasi Kamar Mayat RSUD dr Murjani Sampit.
“Jenazahnya tadi malam sudah dievakuasi polisi ke rumah sakit,” katanya.
(Jimmy)












