PALANGKA RAYA – Program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi harapan baru bagi petani dalam meningkatkan produksi pangan lokal. Dengan potensi besar yang dimiliki daerah ini, program tersebut diharapkan berjalan efektif dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi petani.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, menegaskan pentingnya pengawalan program agar tidak hanya menjadi proyek seremonial.
“Saya sangat mendukung program cetak sawah ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah,” ujar Noor Fazariah Kamayanti, Selasa 11 Maret 2025.
Politisi Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini menilai bahwa kebijakan ini merupakan langkah tepat dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kalteng.
Ia menambahkan, pelaksanaan program cetak sawah harus dipantau secara ketat agar berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama para petani.
“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah lahan yang dibuka, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi kesejahteraan petani dan peningkatan produksi pangan di daerah ini,” tambahnya.
Menurutnya, tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan lokal dan diharapkan dapat menciptakan kesejahteraan ekonomi bagi petani.
Noor Fazariah berharap pemerintah daerah dapat terus memantau dan mengawal program tersebut hingga mencapai tujuannya.
“Kita berharap petani dapat merasakan manfaat yang maksimal dari segi produksi maupun kesejahteraan ekonomi. Pemerintah harus memastikan program ini berjalan sesuai dengan harapan,” pungkasnya.
(Syauqi)












