SAMPIT – Kegiatan panen jagung di lahan Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Jalan Jenderal Sudirman Km 20 Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digelar pada Sabtu 5 April 2025 dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Wakil Bupati Kotim Irawati yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan apresiasinya atas keberhasilan jajaran Satbrimob Polda Kalteng dalam mengelola lahan seluas 1,5 hektare secara mandiri menjadi kebun jagung produktif.
“Panen ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah, jajaran Polri dan TNI dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, sekaligus langkah mendukung swasembada pangan nasional,” kata Irawati.
Program ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI melalui program Astacipta yang menekankan pentingnya mewujudkan swasembada pangan sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional berkelanjutan.
Lahan yang digunakan dalam program ini ditanami jagung jenis Pertiwi 3 sejak 5 Desember 2024. Meski sempat terkendala hama tikus dan curah hujan tinggi yang menyebabkan sekitar 25 persen tanaman mati akibat terendam air, panen tetap dapat dilakukan dengan hasil yang cukup memuaskan.
Irawati juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan tidur atau lahan belum produktif di Kotim.
“Lahan-lahan yang ada di Kotim memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya untuk komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Pemkab Kotim berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan bantuan teknis kepada petani.
Selain itu, pemerintah juga memastikan adanya akses pasar yang baik agar hasil panen dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani.
“Kami percaya, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Kotim dapat menjadi daerah percontohan dalam mendukung swasembada pangan nasional,” pungkas Irawati. (nardi)












