Dibatalkan, Tapi Dijanjikan Ulang: Parade Perahu Masih Ada Harapan

IST/BERITASAMPIT - Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Seniriaty, memberikan keterangan pers terkait pembatalan Parade Perahu Hias FBIM 2025, Kamis malam, 15 Mei 2025.

– Parade Perahu Hias yang menjadi primadona Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) (Kalteng) akhirnya batal digelar tahun ini.

Namun, Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan kegiatan ini bukan dibatalkan selamanya.

Masih ada harapan parade tersebut tetap terlaksana, meski di luar kalender resmi FBIM.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan, kegiatan parade perahu hias ditunda. Tapi ini bukan dibatalkan total. Kami akan cari waktu yang tepat tahun ini juga,” ujar Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Seniriaty, dalam pernyataan resminya pada Kamis malam, 15 Mei 2025.

Parade yang seharusnya digelar pada 22 Mei itu sebelumnya telah diumumkan pembatalannya lewat akun Instagram @disbudparkalteng, namun tanpa penjelasan detail. Pengumuman tersebut langsung menuai reaksi publik.

Warganet mempertanyakan alasan pembatalan yang dianggap mendadak dan minim transparansi.

Ada pula yang menyindir pembatalan sebagai imbas dari efisiensi anggaran.

Menanggapi kegelisahan publik, Seniriaty menjelaskan bahwa parade tak jadi dilaksanakan karena minimnya peserta yang mendaftar hingga H-2.

“Pendaftar belum memenuhi target minimal untuk bisa menggelar acara dengan skala besar,” katanya.

Selain itu, faktor kesiapan teknis juga ikut mempengaruhi. Banyak peserta disebut belum siap menampilkan desain perahu sesuai standar kompetisi.

“Daripada hasilnya tidak maksimal dan mengecewakan, kami putuskan untuk menundanya. Ini juga sudah kami konsultasikan dengan Bapak Gubernur,” ujarnya.

Meski begitu, Seniriaty memastikan parade perahu hias belum hilang dari peta agenda kebudayaan .

Pemerintah membuka kemungkinan kegiatan ini digelar dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, atau agenda budaya lainnya dalam rangkaian HUT Kalteng yang masih berlangsung hingga akhir tahun.

“Rangkaian HUT Kalteng berlangsung sampai Desember. Jadi masih ada ruang untuk menyelenggarakan parade di waktu yang lebih matang,” ucapnya.

baca juga ...  Ratusan Titik Rawan Karhutla, Kalteng Tambah Pos Lapangan dan Intensifkan Patroli

Parade Perahu Hias selama ini menjadi salah satu atraksi paling dinantikan dalam FBIM.

Perahu-perahu yang dihias dengan ornamen khas budaya Dayak menyusuri Sungai Kahayan, diiringi sorak sorai penonton yang memadati tepi sungai.

Batalnya parade tahun ini menjadi catatan penting dalam perayaan budaya terbesar di .

Kini, yang tersisa adalah janji: bahwa parade akan tetap hadir. Mungkin bukan sekarang, tapi tahun ini juga.

Masyarakat hanya bisa menunggu, sambil berharap janji itu tak ikut hanyut bersama arus Kahayan.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!