Lewat Persemaian Modern, Masyarakat Kini Bisa Dapat Bibit Tanaman Gratis

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng H. Agustan Saining menjelaskan proses pembibitan kepada Gubernur Agustiar Sabran saat kunjungan ke Persemaian Permanen Modern di Jalan Hiu Putih Lanjutan, , Senin siang, 26 Mei 2025.

– Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) melalui Dinas Kehutanan terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah program bantuan bibit gratis yang disediakan melalui Persemaian Permanen Modern di Jalan Hiu Putih Lanjutan, .

Program ini menjadi bagian dari implementasi 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2025-2030, khususnya dalam mengurangi risiko karhutla melalui pendekatan rehabilitatif dan produktif.

Masyarakat yang memiliki lahan tidak produktif didorong untuk memanfaatkannya dengan menanam pohon produktif maupun penghijauan.

“Bibit ini kami berikan secara cuma-cuma untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan lahannya agar lebih produktif dan ramah lingkungan. Ini juga bentuk nyata pencegahan dini terhadap kebakaran lahan,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, H. Agustan Saining, saat mendampingi kunjungan Gubernur H. Agustiar Sabran ke lokasi persemaian, Senin siang, 26 Mei 2025.

Adapun jenis bibit yang tersedia cukup beragam, mulai dari tanaman kehutanan seperti sengon, eukaliptus, dan mahoni; tanaman buah seperti durian, cempedak, kakao, dan alpukat; hingga tanaman estetika seperti trembesi dan ketapang kencana.

Bibit-bibit ini diproduksi secara berkala di persemaian permanen yang dibangun di atas lahan seluas 9,4 hektare dengan fasilitas modern dan berkelanjutan.

Masyarakat yang ingin mengakses program bantuan bibit ini cukup mengajukan permohonan dengan melampirkan: Fotokopi KTP, Dokumen bukti kepemilikan lahan (SKT atau sertifikat), dan Surat permohonan pribadi atau kelompok.

Semua dokumen dikirimkan atau diserahkan langsung ke kantor Persemaian Permanen Modern.

Menurut Agustan, inisiatif ini bertujuan untuk mengubah paradigma pengelolaan lahan yang selama ini kerap dibakar untuk pembukaan area pertanian. Dengan memanfaatkan bibit yang diberikan, lahan-lahan tidur atau tidak produktif dapat ditanami tanaman bernilai ekonomi.

baca juga ...  Pemkot Palangka Raya Serahkan Dana Hibah Rp37,5 Juta kepada 16 Relawan Damkar

“Dengan program ini, kami berharap masyarakat tidak lagi membakar lahan. Sebaliknya, mereka bisa merawat dan memanen hasilnya di masa depan. Ini mendukung ekonomi rakyat sekaligus menjaga lingkungan,” jelasnya.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran yang meninjau langsung persemaian tersebut mengapresiasi langkah ini sebagai bagian dari reformasi pendekatan pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat.

Ia menyebut, ketahanan lingkungan harus dibangun melalui keterlibatan aktif warga, bukan semata-mata melalui kebijakan administratif.

“Kalau bibit yang berkualitas kita distribusikan secara merata, dan masyarakat kita ajak untuk merawatnya bersama, maka Kalteng akan hijau kembali. Ini langkah pencegahan karhutla yang paling nyata dan berkelanjutan,” kata Gubernur.

Program ini menjadi bukti konkret bahwa pelestarian lingkungan tidak harus berjarak dengan rakyat.

Justru dengan melibatkan warga sebagai aktor utama penghijauan, berharap mampu menciptakan ekosistem yang lebih lestari, produktif, dan tahan terhadap bencana.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!