PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tarmizi Rizal, menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi membangun masyarakat berdaya dan berpengetahuan. Ia mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk terus berinovasi dalam mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.
Menurut Tarmizi, perpustakaan daerah bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi jantung pengetahuan yang mampu menghidupkan semangat belajar di segala usia. Dalam pandangannya, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada sejauh mana warganya memiliki akses terhadap informasi dan pendidikan nonformal.
“Kita harus ubah cara pandang bahwa perpustakaan itu bukan tempat yang kaku dan membosankan. Ini adalah pusat pembelajaran masyarakat yang bisa menjawab kebutuhan zaman, termasuk literasi digital,” ujarnya, Senin 9 Juni 2025. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dinas terkait dan sektor pendidikan.
Selain menguatkan infrastruktur fisik, Tarmizi mendorong pengembangan program pustaka keliling dan digitalisasi arsip, agar warga di wilayah terpencil juga merasakan manfaatnya. Menurutnya, inklusivitas dalam literasi harus menjadi prioritas utama di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi.
Ia juga menyinggung pentingnya kearsipan sebagai penopang tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
“Arsip yang tertata baik adalah bagian dari warisan intelektual daerah. Jangan sampai sejarah dan data penting kita hilang karena kelalaian dalam pengelolaan,” tegasnya.
Tarmizi berharap, DPRD dan Dinas Perpustakaan serta Kearsipan dapat terus bersinergi dalam membentuk ekosistem literasi yang merata dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin Pulang Pisau menjadi kabupaten yang tumbuh dari kekuatan pengetahuan, bukan hanya dari pembangunan fisik semata,” pungkasnya. (ds)












