PALANGKA RAYA – Fraksi Demokrat DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendukung Program Prioritas Betang Cerdas yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng guna mewujudkan sekolah dan kuliah gratis, serta komitmen Satu Keluarga Satu Sarjana. Namun, Fraksi Demokrat mengingatkan agar pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi terkait potensi persoalan lapangan kerja di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Demokrat, Kasri Yani, saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng Tahun 2025-2029 dalam rapat paripurna ke-11 masa sidang III tahun 2025, Senin, 16 Juni 2025.
“Kami mendukung Program Prioritas Betang Cerdas, guna mewujudkan sekolah dan kuliah gratis, serta komitmen Satu Keluarga Satu Sarjana,” ujarnya.
Namun, kata Kasri, program prioritas tersebut berpotensi mendorong lonjakan jumlah lulusan SMA/SMK dan membludaknya jumlah sarjana di berbagai bidang. Di sisi lain, belum tentu seluruh lulusan tersebut dapat terserap di dunia kerja.
“Pertanyaan kami, bagaimana upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan jumlah lulusan SMA/SMK, dan membludaknya sarjana di berbagai bidang, namun ada kemungkinan tidak tertampung di dunia kerja di masa mendatang? Mohon tanggapan,” katanya.
Selain itu, Fraksi Demokrat juga menyoroti sinkronisasi RPJMD Kalteng dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029, terutama terkait prioritas hilirisasi industri berbasis sumber daya alam.
“Salah satu Prioritas Nasional dalam RPJMN Tahun 2025-2029 adalah melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Pertanyaan kami, tahapan apa saja yang sudah dilakukan dan strategi apa yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng dalam melakukan sinkronisasi RPJMD Tahun 2025-2029 dengan RPJMN Tahun 2025-2029? Mohon tanggapan,” tutupnya.
(Syauqi)












