
PULANG PISAU – Komitmen menjadikan Kabupaten Pulang Pisau bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tahun 2025 ditegaskan langsung oleh Bupati Ahmad Rifa'i saat memimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarpras Kesiapsiagaan Karhutla, Selasa 5 Agustus 2025.
Apel digelar di halaman Kantor Bupati Pulang Pisau dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta relawan masyarakat. Momen ini menjadi simbol kesiapsiagaan terpadu seluruh elemen dalam menghadapi potensi ancaman bencana.
Bupati Rifa'i menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam upaya mitigasi dini dan penanganan cepat jika Karhutla terjadi. Ia menyebut, keterlibatan lintas sektor menjadi penentu keberhasilan menjaga Pulpis tetap aman.
“Kalau semua bergerak cepat dan saling mendukung, saya yakin tahun ini kita bisa menuju target zero bencana. Tapi jika pun bencana terjadi, kita sudah siap di lapangan,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga menguatkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat sipil dalam mengantisipasi musim kemarau yang rawan Karhutla.
Kapolres Pulang Pisau, Dandim 1011/KLK yang diwakili Pabung, serta Kepala BPBD juga turut hadir dan menunjukkan komitmen dalam membangun sistem koordinasi dan respons darurat yang lebih terintegrasi.
Selain gelar pasukan, apel ini juga menjadi ajang pengecekan langsung sarana dan prasarana pemadaman, mulai dari kendaraan operasional, pompa air, hingga perlengkapan individu yang siap digunakan sewaktu-waktu.
Bupati berharap semangat kesiapsiagaan tidak berhenti pada apel seremonial, namun benar-benar menjadi budaya dalam menghadapi musim kemarau. “Kami ingin masyarakat juga menjadi bagian dari garda terdepan pencegahan Karhutla,” tandasnya. (ds)












