Universitas Muhammadiyah Sampit Bakal Tambah Fakultas dan Prodi Baru

NARDI/BERITASAMPIT - Rektor Umsa, Ramadhansyah.

SAMPIT – Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) Timur (Kotim) terus mengembangkan diri dengan menambah program studi (Prodi) baru. 

Rektor Umsa Ramadhansyah menyampaikan pihaknya kini tengah mengusulkan delapan Prodi baru beserta pembentukan satu fakultas tambahan. 

UMSA mengajukan Prodi S1 Kebidanan dan S1 Keperawatan di Fakultas . Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi lulusan D3 Kebidanan yang diwajibkan melanjutkan ke jenjang S1, sehingga mereka tidak perlu keluar daerah. 

Selain itu, Prodi tersebut juga diproyeksikan untuk mendukung keberadaan Rumah Sakit Muhammadiyah yang rencananya akan dibangun di Kotim.

Pada bidang pendidikan, UMSA mengajukan Prodi Pendidikan Guru PAUD, Pendidikan Guru SD, serta Prodi Pendidikan Seni Budaya Dayak. 

Khusus untuk Prodi Pendidikan Seni Budaya Dayak, pihak universitas menilai langkah ini penting karena selama ini muatan lokal sekolah masih terbatas, sementara belum ada tenaga pendidik berlatar belakang seni budaya Dayak. 

Jika disetujui, program ini akan menjadi satu-satunya Prodi Pendidikan Seni Budaya Dayak di Kalimantan, dengan gelar lulusan Sarjana Pendidikan Seni Budaya Dayak (S.Pd.D).

“Prodi ini kami harapkan dapat melahirkan guru muatan lokal yang mampu melestarikan bahasa, seni, dan budaya Dayak. Selama ini bahasa Dayak memiliki banyak ragam, termasuk bahasa Sampit. Dengan adanya prodi ini, pelestarian seni budaya akan lebih terarah dan berkesinambungan,” jelasnya, Senin 18 Agustus 2025.

Selain itu, Umsa juga mengajukan pembentukan Fakultas Agama Islam dengan Prodi Pendidikan Agama Islam dan Keluarga Islam. Bahkan ke depan, universitas ini berencana membuka program magister (S2) Pendidikan Agama Islam agar lulusan sarjana pendidikan agama memiliki kesempatan melanjutkan studi lebih tinggi di daerah sendiri.

Sejumlah dukungan telah diterima UMSA, termasuk rekomendasi dari DPRD Kotim dan Bupati Kotim. Usulan pembukaan Prodi baru ini juga sudah dikonsultasikan ke Kementerian dan mendapat respons positif. 

baca juga ...  Ramadan, SMPN 6 Cempaga Berbagi Takjil Gratis

Pihak UMSA optimistis rekomendasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan segera diteruskan ke Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan persetujuan.

Saat ini, Umsa sudah memiliki delapan Prodi dari tiga fakultas, yaitu Fakultas dengan Prodi D3 Kebidanan dan S1 Gizi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Prodi Bimbingan Konseling, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Ekonomi, serta Fakultas Teknik dan Pertanian dengan Prodi Agribisnis dan Teknik Informatika. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!