Bupati Kotim “Semprot” 3 Perusahaan Sawit Bandel di Hadapan Aliansi Warga

UTOMO/BERITA SAMPIT - Bupati (Kotim), Halikinnor saat audiensi dengan Aliansi Masyarakat Peduli Plasma.

SAMPIT – Suasana audiensi antara Bupati Timur (Kotim) Halikinnor dan Aliansi Masyarakat Peduli Plasma pada Senin 8 Agustus 2025, mendadak tegang. Dalam forum itu, Bupati secara blak-blakan menyebut ada tiga perusahaan kelapa sawit besar yang dinilai “bandel” dan sulit diajak bekerja sama.

Halikinnor tidak segan menyebutkan nama perusahaan tersebut satu per satu, yakni PT BUM, PT TASK, dan Sinarmas. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam menghadapi perusahaan yang dianggap tidak kooperatif dengan kebijakan pemerintah dan kepentingan masyarakat.

“Ada tiga grup yang sulit salah satunya PT BUM, TASK dan Sinarmas,” kata Halikinnor.

Halikinnor menyebut pemerintah daerah beserta masyarakat harus kompak menghadapi perusahaan kelapa sawit yang bandel.

“Pemerintah dan masyarakat harus kompak dan masyarakat juga harus mendukung saya dalam menghadapi perusahaan,” ujarnya.

Dirinya menyebut bahwa perusahaan harus bisa mengelola perkebunan dengan baik dan hasilnya juga harus dirasakan oleh masyarakat. Sementara itu Aliansi Masyarakat Peduli Plasma sepakat untuk mendampingi pemerintah untuk menghadapi perusahaan yang membandel.

“Kami siap mendampingi pemerintah untuk menghadapi perusaan membandel,” ungkap seluruh perwakilan masyarakat yang ikut audiensi dengan Bupati Kotim.

Sebagai catatan, dari puluhan perusahaan kelapa sawit di Kotim, hanya PT Agro Bukit yang telah merealisasikan kewajiban plasma 20 persen bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya agar tidak hanya beroperasi, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan warga Kotim.

(Utomo)

baca juga ...  Irbansus Turun Tangan! Dua Desa Nakal di Kotim Ditangani Ispektorat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!