Dinkes Kalteng Akui Dokter Gigi dan Apoteker di Puskesmas Masih Kurang

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas Kalteng, Suyuti Syamsul.

– Dinas Provinsi (Kalteng) mengakui masih terbatasnya tenaga di sejumlah puskesmas, terutama dokter gigi dan apoteker. Dari 207 puskesmas yang tersebar di Kalteng, baru sekitar separuh yang memiliki dokter gigi.

“Yang menjadi tantangan kita di lapangan adalah pemenuhan untuk tenaga yang ada di puskesmas. Dari 207 puskesmas kita yang punya dokter gigi hanya 100. Kemudian kalau diturunkan lagi di apoteker lebih sedikit lagi, ini menjadi tantangan-tantangan kita bersama,” kata Kepala Dinas Kalteng, Suyuti Syamsul,Senin, 6 Oktober 2025.

Suyuti menilai, persoalan tenaga juga berkaitan dengan sistem rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, proses seleksi yang terlalu ketat kerap menghambat pemenuhan tenaga medis di daerah.

Selain tenaga di puskesmas, Kalteng juga menghadapi keterbatasan dokter spesialis, terutama di kabupaten. Untuk mengatasi hal itu, melalui program Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan beasiswa pendidikan dokter spesialis.

“Saat ini kita sedang menyekolahkan hampir 45 orang dan sebagian sudah selesai. Itu kita tempatkan di tiga rumah sakit provinsi, ada dua rumah sakit umum dan satu rumah sakit jiwa,” ujar Suyuti.

Ia berharap ke depan, pembangunan rumah sakit provinsi baru yang berjarak sekitar enam jam dari dapat masuk dalam program Kawasan Berobat Satu Unit (KBSU) dan mendapat dukungan dari Kementerian .

“Agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh dirujuk ke ,” katanya.

(Syauqi)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!