KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, secara resmi membuka Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram bagi pemuda di Kabupaten Gunung Mas.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Kegiatan ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kualitas generasi muda sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah,”ungkapnya belum lama ini.
Dia menjelaskan, pelatihan ini sejalan dengan Program Tambun Bungai yang diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, budidaya jamur tiram merupakan peluang usaha yang menjanjikan karena memiliki nilai ekonomi tinggi, proses budidaya yang mudah, tidak membutuhkan lahan luas, dan dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui 1pembinaan, jaringan pemasaran, dan peluang kemitraan sesuai kewenangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas, Aprianto menyampaikan bahwa, tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam budidaya jamur tiram secara profesional dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemuda pelopor yang menjadi motor penggerak ekonomi di desa dan kelurahan, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi,”bebernya.
Pelatihan diikuti sebanyak 25 orang berusia 16–30 tahun. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat mencetak pemuda Gunung Mas yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu menciptakan peluang usaha baru dan memperkuat perekonomian daerah. (ale)












