PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aryawan, menyampaikan bahwa seluruh program pada dinasnya pada tahun anggaran 2025 tetap mampu mencapai target meskipun dilakukan penyesuaian volume kegiatan akibat efisiensi anggaran.
“Alhamdulillah kalau masalah kita di tahun 2025 ada enam kali perubahan anggaran alhmdulillah kita tercapai,” ujar Aryawan, Selasa, 30 Desember 2025.
Ia menjelaskan, penyesuaian dilakukan dengan mengurangi volume kegiatan, namun tidak menghilangkan program yang telah direncanakan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar target kinerja tetap dapat dicapai meski dengan keterbatasan anggaran.
“Ya itu tadi, volume kita kurangi tapi tetap ada. Karena kita kan ada targetnya kinerja kita,” jelasnya.
Aryawan menambahkan, meskipun terdapat kegiatan yang tidak sepenuhnya mencapai target awal akibat keterbatasan anggaran, seluruh program tetap berjalan sesuai rencana yang disesuaikan.
“Ketika kita tidak mencapai target tapi karena alasan anggaran ini kan pengurangan. Kita tetap jalan” tambahnya
Untuk tahun berikutnya, Aryawan menyatakan optimistis seluruh program PMD Kalteng tetap dapat dilaksanakan, meskipun volume kegiatan kembali disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
“Iya optimis meskipun volumenya kurang tetap tetap harus ada. Enggak mungkin hanya duduk manis terima gaji, terima tunjangan. Enggak mungkin kan,” tegasnya.
Ia mencontohkan, salah satu program pelatihan aparatur pemerintah desa yang semula menargetkan 1.000 peserta kemungkinan hanya dapat menjangkau sekitar 300 orang se-Kalteng. Meski demikian, pelaksanaan program tetap dinilai penting untuk menjaga peningkatan kapasitas aparatur desa.
“Misalnya target kita 1000 nih, aparatur pemerintah desa yang kita latih misalnya karena menyesuaikan anggaran mungkin sekitar 300 orang lah se-Kalteng. Tapi tetap ada. Tetap optimis kita meskipun anggaran sedikit tetap jalan,” pungkasnya.
(Syauqi)












