Program Sekolah Berdaya Salah Satu Terobosan BGA Group yang Luar Biasa

IST/BERITASAMPIT : Corporate Affair (CA) Director PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group), Johan Sukardi.

Penulis: Maman Wiharja (Jurnalis Senior-beritasampit.com)

Bulan Juli 2025, BGA Group mulai menetaskan Program Pemberdayaan melalui Sekolah Berdaya (SDB). Hingga kurun waktu sekitar 7 bulan (Juli 2025 – Januari 2026 ), ternyata BGA Group tercatat telah memberdayakan lebih dari 500 para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah operasionalnya di (Kalteng).

Pengamatan penulis, program SDB yang baru menetas 7 bulan tersebut merupakan salah satu terobosan BGA Group yang ‘luar biasa', karena bisa mencerdaskan warga masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunannya.

Faktor utama yang mendorong BGA Group meluncurkan program SDB karena perusahaan telah mengantongi program CSR (Corporate Social Responsibility), atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) , yakni komitmen perusahaan untuk bertindak secara etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Dalam konsep ini, perusahaan tidak hanya fokus pada pengejaran keuntungan (profit), tetapi juga bertanggung jawab atas dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasional bisnisnya. Jadi program SDB jika dikaitkan dengan program CSR maka kebutuhan untuk mentransformasi program CSR yang sebelumnya bersifat sporadis bisa menjadi lebih baik, karena terorganisir oleh berbagai bidang kejuruan dan tentunya akan terus berkelanjutan.

Salah satu contoh hasil dari SDB yang langsung bisa dipraktekan dan menghasilkan upah antara lain, disaat kebun sawit menghadapi masa peremajaan  (Replanting). Pada awalnya banyak  warga sebelumnya hanya menganggur atau mancing di kebun sawit. Nah, setelah warga sekitar Perkebunan mengikuti program SDB  antara lain bagaimana caranya meremajakan kebun sawit. Akhirnya mereka menjadi cerdas/bisa mereplanting kebun sawit, karena program SDB bertujuan menciptakan sumber pendapatan alternatif agar masyarakat tetap memiliki penghasilan saat kebun plasma memasuki masa peremajaan yang panjang.

baca juga ...  Kobar Tuan Rumah PEDA KTNA XIV se-Kalteng, Dinas Pertanian Siapkan Lahan Percontohan Seluas 4 Hektar

Johan Sukardi, selaku Corporate Affair (CA) Director di PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group), usai acara peresmian Sekolah Berdaya Bumitama, Kamis, 22 Januari 2026, di lokasi PT. BGA Kecamatan Lama (Kolam), membenarkan bahwa program SDB juga berfungsi sebagai inkubator dan katalisator perubahan untuk mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional .

“Melalui berbagai  pengembangan dan menjadi katalisator perubahan mentalitas dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional BGA Group. Terobosan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, melainkan mengubah cara pandang masyarakat terhadap masa depan keluarga mereka sendiri,“ kata Johan Sukardi, didampingi jajaran menejement BGA Group, kepada awak media.

Walhasil, lanjut Johan Sukardi, dampak positif yang dihasilkan dari program SDB, antara lain  warga yang sebelumnya hanya mengandalkan pekerjaan serabutan kini memiliki keahlian tersertifikasi. Melalui pelatihan Good Agriculture Practice (GAP), para petani sawit mandiri kini lebih profesional dalam mengelola lahan, sehingga hasil panen meningkat dan pendapatan lebih stabil.

Juga bagi anak-anak muda yang tadinya hanya mengisi waktu luang dengan memancing atau tanpa kegiatan terarah, kini dirangkul oleh program SDB  melalui pelatihan keterampilan kejuruan teknis. Selain dibekali ilmu kewirausahaan, mereka juga mendapatkan pembinaan fisik dan mental, yang terbukti berhasil membantu banyak putra daerah lolos seleksi TNI/Polri pada tahun 2025 dan 2026.

Bukan hanya itu, juga bagi para pelaku UMKM yang sebelumnya “murat-marit” karena kesulitan modal, maka BGA Group melalui program SDB menjembatani mereka dengan lembaga pembiayaan seperti PT PNM. Dengan adanya pendampingan legalitas usaha dan sertifikasi halal, produk lokal kini mampu bersaing di pasar yang lebih luas, seperti yang ditampilkan pada Sampit Expo 2026.

baca juga ...  Kapolres Kobar Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

“Alhamdulillah baru 7 bulan program SDB diluncurkan sudah kelihatan berhasil mengubah ketergantungan masyarakat terhadap perusahaan menjadi hubungan kemitraan yang produktif. tidak lagi sekadar menjadi objek bantuan, tetapi menjadi subjek pembangunan yang aktif menciptakan lapangan kerja sendiri melalui unit-unit usaha kreatif,” ucapnya.

Melalui komitmen Johan Sukardi dan tim Corporate Affair, program ini membuktikan bahwa investasi pada sumber daya manusia adalah kunci utama agar masyarakat tetap berdaya, bahkan saat menghadapi tantangan ekonomi seperti masa replanting kebun, semua bisa diatasi.

Johan Sukardi, yang juga sebagai Ketua Umum KAINSTIPER (Keluarga Alumni Institut Pertanian Stiper) Yogyakarta periode 2023-2028 menyampaikan, dengan telah diresmikannya Sekolah Berdaya (SDB) Bumitama di area Kebun PT BGA Kecamatan Lama (Region 5A & 5B) Kabupaten Kobar, mengharapkan seluruh masyarakat Kolam, khususnya keluarga pekerja kerkebunan sawit PT BGA kedepan hidupnya lebih sejahtera. Aamiin. (*)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!