PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, memastikan ketersediaan stok pupuk bagi petani di Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, dalam kondisi aman menyambut musim tanam 2026. Selain pasokan yang mencukupi, harga pupuk di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami penurunan sebesar Rp20.000.
Kepastian ini diperoleh usai Junaidi melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Makmur Jaya dan Desa Makmur Utama pada 28 hingga 31 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, sarana ibadah, hingga ketersediaan input pertanian.
“Jadi semuanya kemarin kita bahas di sana, kita mendengarkan keluh kesah mereka kemudian kita juga memberikan masukan dan solusi, termasuk masalah pupuk,” ujar Junaidi saat di Kantor DPRD Kalteng, Senin, 2 Februari 2026.
Junaidi menjelaskan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan dengan menggandeng pihak Pupuk Indonesia guna memastikan kendala di tingkat petani dapat teratasi.
” Jadi pada prinsipnya untuk pupuk masa tanam untuk 2026 itu cukup bahkan siap. Kemudian harga pun Alhamdulillah berdasarkan informasi dari Pupuk Indonesia ada penurunan harga Rp20.000 untuk masa tanam 2026,” jelasnya.
Terkait kelancaran penyaluran, legislator Fraksi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa proses distribusi saat ini tidak menemui kendala berarti, selama prosedur administrasi dari kelompok tani terpenuhi.
“Kemudian distribusi no problem (tidak ada masalah), yang penting sudah ada data permohonan dan keperluan masyarakat dari kelompok tani,” tambahnya.
Selain meninjau sektor pertanian dan persawahan, dalam rangkaian kunjungan tersebut Junaidi juga menyambangi SMPN 4 Katingan Kuala Jaya Makmur untuk mengecek sarana pendidikan, serta berdialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
“Jadi Alhamdulillah, setelah berkunjung itu kita melihat sarana pendidikan, bertemu para petani, kepala desa. Kita mendengarkan usulan mereka di bidang pertanian termasuk meninjau sawah, dan Alhamdulillah untuk pupuk no problem,” pungkasnya.
(Syauqi)












