PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, memaparkan delapan prioritas pembangunan daerah dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalteng Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida, Senin, 2 Februari 2026.
Leo menjelaskan bahwa penyusunan Rancangan Awal RKPD 2027 mengacu pada tema pembangunan RPJMD Kalteng 2025-2029, yaitu “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan“.
Ia menyebut tema tersebut masih bersifat dinamis dan dapat disepakati kembali paling lambat saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), selama tetap selaras dengan sasaran RPJMD.
Untuk mewujudkan tema pembangunan tersebut, Pemprov Kalteng menetapkan delapan prioritas pembangunan meliputi pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera, pemberdayaan keunggulan lokal berbasis kearifan budaya guna meneguhkan Kalteng yang Belom Bahadat, pembangunan infrastruktur jalan, revitalisasi jalan lintas kota, dan inisiatif pembangunan wilayah khusus Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif.
Selain itu, fokus lainnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja serta pelatihan kewirausahaan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan pendidikan gratis dan insentif bagi tenaga pengajar, peningkatan kualitas layanan kesehatan agar akses layanan semakin merata, serta penguatan kesejahteraan dan harmoni sosial masyarakat pedesaan.
“Fokus terakhir adalah peningkatan tata kelola pemerintahan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang dinamis, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelas Leo.
Ia berharap konsultasi ini melahirkan diskusi positif dan masukan konstruktif dari pemangku kepentingan demi menyempurnakan rancangan tersebut. Partisipasi aktif dinilai krusial agar dokumen perencanaan menjadi relevan, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara adil.
Selain itu, Leonard mendorong pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng untuk bersinergi dalam sasaran pembangunan serta menyelaraskan jadwal tahapan perencanaan agar terintegrasi dengan baik.
(Syauqi)












