SAMPIT – Akses terhadap fasilitas kesehatan masih menjadi tantangan nyata bagi masyarakat yang tinggal di pesisir Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menjawab kebutuhan tersebut, Ditpolairud Polda Kalteng melalui Kapal Polisi XVIII-2006 menggelar aksi kemanusiaan berupa Layanan Sehat Klinik Terapung pada hatri Rabu 18 Februari 2026.
Bertempat di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kegiatan ini menyasar warga yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan medis karena jarak yang jauh dari pusat kota.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan Ditpolairud Polda Kalteng bertajuk “Sehatkan Masyarakat Pesisir“. Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian bersinergi dengan Puskesmas Ketapang 2 untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis.
Direktur Ditpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa kehadiran negara harus dirasakan hingga ke pelosok air.
“Kegiatan layanan kesehatan klinik terapung ini merupakan salah satu upaya kami untuk membantu mendekatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat pesisir, sehingga kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Keunggulan dari layanan ini adalah sifatnya yang mobile atau berpindah-pindah menggunakan sarana kapal polisi. Komandan Kapal Polisi XVIII-2006, Aipda Choirul Mahfud, menjelaskan bahwa selain klinik, pihaknya juga mengintegrasikan layanan perpustakaan terapung.
1. Target Sasaran: Ratusan kepala keluarga di sepanjang aliran sungai Kalimantan Tengah.
2. Fungsi: Memberikan kemudahan akses medis tanpa masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke kota.
3. Harapan: Meningkatkan taraf kesehatan dan literasi masyarakat di wilayah perairan secara berkelanjutan.
“Program klinik dan perpustakaan terapung ini bisa berpindah-pindah sesuai kebutuhan warga. Kami berharap masyarakat pesisir mendapatkan manfaat nyata dari kegiatan ini,” jelas Aipda Choirul.(im/bs)












