Daya Beli Petani Kalteng Meningkat, NTP Naik 1,04 Persen

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi (Kalteng) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Maret 2026 mengalami kenaikan sebesar 1,04 persen dibandingkan Februari 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi , Agnes Widiastuti, saat merilis Berita Resmi Statistik (BRS) Edisi 1 April 2026 di Kantor BPS Kalteng, , Rabu, 1 April 2026.

“Nilai Tukar Petani pada Maret 2026 tercatat sebesar 137,75 atau naik 1,04 persen dibandingkan Februari,” ujarnya.

Peningkatan tersebut mencerminkan adanya perbaikan tingkat kesejahteraan petani, terutama dari sisi daya beli terhadap kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun biaya produksi pertanian.

“Kenaikan NTP menunjukkan adanya perbaikan daya beli petani di ,” jelasnya.

Kenaikan NTP ini terutama ditopang oleh subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat yang menunjukkan kinerja cukup baik selama periode tersebut.

Selain itu, peningkatan indeks harga yang diterima petani juga lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani, sehingga memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani.

Di sisi lain, BPS juga mencatat perkembangan indikator ekonomi lainnya, termasuk inflasi yang pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,54 persen secara bulanan (month-to-month).

“Inflasi pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,54 persen secara bulanan,” ujarnya.

Secara tahunan (year-on-year), inflasi Kalteng tercatat sebesar 3,86 persen, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date) mencapai 1,39 persen.

“Secara tahunan, inflasi mencapai 3,86 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 1,39 persen,” jelasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Wagub Kalteng Ingatkan Calon Sekda: Harus Kejar Ritme Gubernur yang On The Track
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!