PULANG PISAU – Pertemuan santai antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dan insan pers berubah menjadi forum diskusi strategis saat Bupati Ahmad Rifa'i berbincang langsung dengan para jurnalis dalam agenda “ngopi bareng” di sebuah kedai kopi di Kota Pulang Pisau.
Kegiatan yang berlangsung itu menghadirkan suasana tanpa sekat, di mana isu-isu penting daerah dibahas secara terbuka, mulai dari arah pembangunan hingga kondisi fiskal daerah.
Bupati Ahmad Rifa'i menegaskan, kondisi anggaran saat ini mengharuskan pemerintah daerah melakukan langkah penyesuaian, termasuk memilah program yang benar-benar menjadi prioritas.
“Situasi keuangan daerah menuntut kita lebih selektif. Tidak semua kegiatan bisa dijalankan, tapi program prioritas tetap kita jaga,” ujar Rifai, Sabtu 4 April 2026.
Ia menjelaskan, efisiensi yang dilakukan bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan memastikan setiap penggunaan anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi yang utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Media adalah mitra strategis pemerintah. Kami terbuka terhadap kritik, selama itu membangun dan bertujuan untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Rifai berharap, komunikasi informal seperti ini dapat terus terjalin sebagai ruang dialog yang jujur antara pemerintah dan pers, sehingga kebijakan yang diambil dapat dipahami secara lebih luas. (denny)












