SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memantau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana jenjang sekolah dasar (SD) sederajat di SD Cita Bunda Sampit, Senin 20 April 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda turun langsung meninjau pelaksanaan TKA yang tahun ini pertama kali dilaksanakan secara nasional. Dalam pemantauan itu, Yolanda didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Mahbub dan Kepala Seksi Kurikulum SD Aqbar.
“Pelaksanaan TKA ini bertujuan memperoleh data yang objektif dan terstandar mengenai capaian pembelajaran serta kompetensi akademik siswa pada kelas akhir,” kata Yolanda di Sampit.
Ia menjelaskan, TKA dilaksanakan bagi siswa kelas akhir pada jenjang SD, SMP dan SMA sederajat, yakni kelas 6, 9 dan 12.
Menurut Yolanda, TKA tidak hanya menjadi instrumen untuk mengukur hasil belajar siswa, tetapi juga berfungsi sebagai validator nilai rapor dalam proses seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi.
“Melalui TKA, kita dapat melihat kemampuan akademik siswa secara lebih terukur. Hasilnya nanti dapat menjadi pendukung nilai rapor saat siswa melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Selain itu, TKA dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Dari hasil tersebut, pemerintah juga dapat memetakan kualitas pendidikan di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pelaksanaan TKA di Kotim mengacu pada Surat Edaran Bupati Kotawaringin Timur Nomor 400.3.1/236/DISDIK-1/2026 tentang Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD/Sederajat dan SMP/Sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Untuk jenjang SD sederajat, tercatat sebanyak 365 sekolah atau 100 persen mengikuti TKA. Dari total 7.932 siswa kelas 6, sebanyak 7.775 siswa atau 98,02 persen telah mendaftar mengikuti TKA. Selain itu, terdapat 332 peserta mandiri dan 33 peserta yang menumpang di sekolah lain.
Sementara itu, pada jenjang SMP sederajat, sebanyak 114 sekolah atau 100 persen mengikuti pelaksanaan TKA. Dari total 6.226 siswa kelas 9, sebanyak 6.182 siswa atau 99,29 persen telah mendaftar.
“Partisipasi sekolah dan siswa sangat tinggi. Ini menunjukkan kesiapan sekolah-sekolah di Kotim dalam mendukung pelaksanaan TKA perdana,” kata Yolanda.
Dalam pelaksanaan TKA tahun ini, Disdik Kotim juga melibatkan 1.057 orang pengawas ruang guna memastikan ujian berjalan tertib, lancar dan sesuai prosedur.
Yolanda menambahkan, hasil Tes Kemampuan Akademik nantinya dapat diakses secara daring melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id. Siswa juga dapat mencetak Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) sebagai dokumen resmi hasil ujian.
“Kami berharap pelaksanaan TKA ini dapat memberikan gambaran nyata terhadap kemampuan akademik siswa sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kotawaringin Timur,” demikian Yolanda.
(Jimmy)












