PALANGKA RAYA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Pelatihan Manajemen Pelayanan Publik Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Sei Kapuas BPSDM Provinsi Kalteng ini dibuka pada Senin, 18 Mei 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 21 Mei 2026.
Pelatihan ini diinisiasi sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengasah kompetensi dan keterampilan para aparatur sipil negara (ASN) agar mampu menghadirkan pelayanan yang lebih prima dan profesional di unit kerja masing-masing.
Plh. Kepala BPSDM Kalteng, Ida Suharti Ningsih, memaparkan bahwa program ini dirancang khusus untuk mencetak aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki orientasi kuat terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi ASN agar mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di unit kerja masing-masing,” ungkap Ida.
Untuk memastikan materi terserap dengan baik, BPSDM menerapkan format pelatihan yang aplikatif dan interaktif. Selama empat hari, para peserta akan dihadapkan pada berbagai skenario riil di lapangan.
“Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif agar peserta memahami dan menerapkan pelayanan publik secara efektif,” jelas Ida mengenai metode klasikal, studi kasus, diskusi kelompok, serta praktik penyusunan rencana aksi yang digunakan.
Ida optimistis bahwa keluaran dari pelatihan ini akan membawa dampak positif langsung terhadap indeks reformasi birokrasi di lingkungan Pemprov Kalteng.
“Melalui pelatihan ini, aparatur diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tandas Ida.
(Syauqi)












