Pemkab Kotim Diminta Lakukan Pendampingan untuk Korban Asusila

NARDI/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah.

SAMPIT – Wakil Ketua Komisi III DPRD (Kotim) Riskon Fabiansyah, meminta Pemerintah memberikan pendampingan bagi santri korban kasus asusila yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di Sampit, maupun yang terjadi di Kecamatan Cempaga dilakukan oleh ayah tiri. Pendampingan ini dinilai penting untuk membantu korban mengatasi trauma.

“Kami meminta pemerintah, melalui unit perlindungan anak, memberikan pendampingan yang serius kepada korban,” kata Riskon, Kamis 16 Januari 2025.

Riskon menyampaikan trauma yang mereka alami dapat mengganggu psikologi, perkembangan pribadi, dan keseharian mereka.

Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan psikologi korban dapat pulih dan kejadian serupa tidak terulang lagi, terutama di lingkungan pesantren yang kuat dengan keagamaan.

Riskon juga mengungkapkan keprihatinannya atas kasus tersebut, mengingat lembaga pendidikan seharusnya menjadi tempat pendidikan dan pembinaan yang aman bagi anak-anak.

“Informasi yang kami terima, pelaku telah dikeluarkan dari lembaga pendidikan itu dan sedang menjalani proses ,” ujarnya.

Hal ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan serta kepada anak-anak di satuan pendidikan,” tegasnya.

Riskon berharap pemerintah dan pihak pesantren dapat bersama-sama memastikan kejadian serupa tidak terulang, dengan memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi para santri.

Sebelumnya belasan santri di salah satu lembaga pendidikan di Kota Sampit menjadi korban pencabulan oleh kakak kelasnya sendiri.

Kapolres Kotim AKBP Rizky Zulkarnain melalui Kasatreskrim AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi menyebut kasus ini sudah dilaporkan ke pihaknya.

“Benar ada laporannya,” kata Kasat Reskrim Polres Kotim AKP lyudi Hartanto sat dikonfirmasi, Rabu 15 Januari 2024.

Kini pelaku sudah diamankan di Polres Kotim, dan kasus ini sudah ditangani Satreskrim Polres Kotim untuk pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya dan disisi lain dalam penanganan kasus ini pihak Polres berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

baca juga ...  DPRD Kotim Minta Pengelola Wisata Pasang Rambu Peringatan Cegah Kecelakaan saat Libur Lebaran

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!