SAMPIT – Seorang pemuda asal Pacitan, Jawa Timur, Ady Saputra (25), ditemukan meninggal dunia di rumah orangtuanya di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin 10 Februari 2025.
Kapolsek Parenggean AKP Rahmad Tuah, mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh adiknya. Kejadian ini terjadi belum lama setelah korban tiba di kediaman orangtuanya.
“Dia sudah ditemukan tewas gantung diri oleh adiknya bernama Dimas yang pertama kali melihat di kediaman orang tuanya,” ucap Rahmad. Selasa 11 Februari 2025.
Saat itu Dimas diminta untuk memanggil korban oleh kakanya yang bernama Siti. Pada saat itu korban berada di kios optik depan rumah, sesampainya adik korban mendapati korban sudah tergantung pada seikat tali di ruang depan kamar.
“Adik dan kakak korban saat melihat peristiwa itu langsung meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Parenggean,” ujarnya.
Belum diketahui pasti sebab pemuda yang baru saja merantau ke Kotim itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Diduga akibat depresi setelah kepergian sang ayah yang meninggal dunia belum lama ini. Sehingga membuatnya nekat mengakhiri hidup di usia muda.
“Korban ini baru datang ke Parenggean dari Pacitan, Jawa Timur pada 22 Januari 2025. Jadi sehari setelah ayahnya meninggal yaitu pada 21 Januari 2025,” ungkapnya.
Kini korban telah dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Pratama Parenggean untuk dilakukan visum, pihak keluarga juga akan segera memakamkan jenazah korban.
(Jimmy)












