SUKAMARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengatakan bahwa pembangunan jalan penghubung jembatan Jelai ke arah Kalimantan Barat harus segera dirampungkan. Pasalnya jembatan tersebut akan menghubungkan dua provinsi yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Hal itu ditegaskan oleh Agustiar Sabran saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Sukamara dan melihat langsung Jembatan Jelai yang belum terhubung oleh jalan ke wilayah Kalimantan Barat pada Jumat 4 April 2025.
Namun jalan penghubung tersebut masuk di wilayah Kalimantan Barat, dan menjadi wewenang dari Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, hal ini membuat jembatan Jelai hingga kini belum bisa difungsikan meski telah rampung pembangunannya.
“Sayang ini kalau tidak diselesaikan, kami akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar pembangunan bentang jalan yang dari arah Kalbar bisa segera diselesaikan, karena hanya tinggal 6 kilometer saja,” ucap Agustiar Sabran
Saat berada di lokasi Jembatan Jelai, Agustiar Sabran langsung menghubungi Wakil Gubernur Kalimantan Barat untuk membicarakan kembali terkait pembangunan jalan yang menghubungkan Jembatan Jelai dengan wilayah Kalbar.
“Kalau jembatan ini terhubung, maka perekonomian kedua wilayah bisa berkembang,” ucap Agustiar Sabran.
Dalam kunjungannya itu, Gubernur Kalteng didampingi Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Komisi IV Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Mariani Sabran dan Brian Iskandar serta beberapa kepala OPD dilingkungan Pemprov Kalteng.
Selian itu, turut hadir Bupati Sukamara, Masduki, Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi, Sekda Sukamara, Rendy Lesmana serta beberapa kepala OPD dilingkungan Pemkab Sukamara. (enn)











