Pemko Buka Lowongan ASN, Sebanyak 120 Formasi Disiapkan

– Pemerintah Kota (Pemko) akan kembali membuka perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun anggaran 2025.

Sebanyak 120 formasi disiapkan, terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, waktu pelaksanaannya masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Wali Kota , Fairid Naparin, menyampaikan bahwa jumlah formasi telah ditentukan, tetapi pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan instansi.

“Sekitar 120 orang, tapi waktunya belum bisa kami umumkan. Nanti akan disampaikan lebih lanjut setelah menyesuaikan formasi,” ujar Fairid usai melantik ASN formasi 2024 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa, 15 April 2025.

Formasi yang akan dibuka masih dalam tahap sinkronisasi antara kebutuhan organisasi dan alokasi dari pemerintah pusat. Fairid memastikan rekrutmen ini tetap mengedepankan efisiensi dan efektivitas birokrasi.

Sementara itu, pada tahun anggaran 2024, Pemko telah melantik 143 ASN dari jalur CPNS dan PPPK.

Pelantikan itu menjadi penantian panjang bagi para pegawai yang telah lolos seleksi dan menunggu penyerahan surat keputusan.

“Sudah banyak yang menanyakan ke saya, ‘kapan SK-nya turun?' Hari ini saya serahkan langsung. Tapi saya ingatkan, ini bukan akhir. Ini adalah awal dari tanggung jawab sebagai pelayan rakyat,” kata Fairid.

Ia mengingatkan para ASN agar tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi hadir dengan dedikasi dan etika.

“Jangan menyusahkan masyarakat. Gaji kalian dibayar dari pajak mereka,” tegasnya, menggarisbawahi pentingnya etos kerja dan integritas.

Menurut Fairid, ASN harus menjadi ujung tombak pelayanan publik, bukan sekadar pengisi meja kantor.

Pemerintah kota, kata dia, akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

baca juga ...  Halalbihalal BKD Provinsi Kalteng: Pererat Silaturahmi dan Semangat Kerja ASN

Formasi tahun 2025 diharapkan dapat memperkuat sektor-sektor layanan dasar, terutama pendidikan, , dan administrasi kependudukan.

Namun, rincian resminya akan diumumkan setelah formasi disetujui oleh Kementerian PAN-RB.

“Pelayanan publik yang cepat, bersih, dan manusiawi hanya bisa diwujudkan kalau ASN-nya juga punya semangat melayani, bukan dilayani,” ucap Fairid

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!