SATMPIT – Penerbangan pesawat NAM Air dengan rute Sampit–Jakarta di Bandara H Asan Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami keterlambatan pada Selasa pagi, 24 Juni 2025.
Salah seorang penumpang mengungkapkan bahwa seluruh penumpang sempat naik ke dalam pesawat, namun kemudian diminta turun kembali dan harus menunggu lebih dari satu jam di Bandara H Asan Sampit.
“Jadwal keberangkatan seharusnya pukul 08.00 WIB, tapi kami disuruh turun lagi karena katanya truk pengisi avtur rusak,” ujar penumpang tersebut.
Protokol Bandar Udara H Asan Sampit, Alfian, membenarkan adanya kendala teknis tersebut. Ia menyebut, pesawat akhirnya berhasil diberangkatkan pukul 10.56 WIB, dari jadwal semula yaitu 08.05 WIB.
“Ada kendala pengisian bahan bakar, ditangani secepatnya dan sudah berangkat pukul 10.56 WIB,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlambatan terjadi karena adanya kerusakan pada mesin truk tangki avtur milik Pertamina, sehingga proses pengisian bahan bakar terganggu.
Pihak NAM Air juga disebut telah memberikan kompensasi kepada penumpang atas keterlambatan yang terjadi, sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim bandara bersama pihak Pertamina, NAM Air termasuk tim mitigasi melakukan rapat terkait hal tersebut.
“Hasil rapat baru selesai bersama tim mitigasi. Kendala tadi terjadi karena ada kerusakan mesin pada mobil Pertamina,” jelasnya.
(Nardi)












