SAMPIT – Suasana Minggu pagi warga Jalan Biak, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak panik. Dapur semi permanen milik seorang nenek berusia 90 tahun, Masniah, tiba-tiba dilalap api.
Masniah yang diketahui tinggal seorang diri nyaris menjadi korban, beruntung warga sekitar sigap dan petugas damkar cepat datang ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bagian rumah utama. Meski begitu, dapur sang nenek mengalami kerusakan cukup parah.
Kejadian tersebut dilaporkan pertama kali ke Call Center Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim pada pukul 09.14 WIB. Petugas langsung meluncur dan melakukan pemadaman dengan cepat.
Tak butuh waktu lama, tiga unit mobil pemadam dan satu unit rescue langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian. Operasi pemadaman dimulai pukul 09.17 WIB dan selesai pada 09.20 WIB.
Berdasarkan laporan Ketua Tim Peleton Damkar Kotim II M Febrry, api terlihat pertama kali muncul dari bagian dapur belakang, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.
“Saat kejadian, ia sedang berada di rumah dan segera berteriak minta tolong. Warga sekitar sigap membantu dengan peralatan seadanya hingga berhasil memadamkan api sebelum petugas tiba di lokasi,” ujarnya.
Personel tetap melakukan pemeriksaan dan pendinginan meski api sudah padam saat tiba. Ini bentuk kesiapsiagaan yang harus terus dijaga.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, taksiran kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Selain Damkar, bantuan juga datang dari komunitas relawan Ketapi 3 dan Relawan Masjid Jami. Koordinasi cepat antara tim lapangan, relawan, dan masyarakat setempat terbukti efektif mencegah musibah yang lebih besar.
(Nardi)












