Komisi I DPRD Kotim Pastikan Gaji Tekon dan PPPK Aman Setahun

NARDI/BERITASAMPIT - Ketua Komisi I DPRD Kotim Angga Aditya Nugraha.

SAMPIT – Ketua Komisi I (Kotim), Angga Aditya Nugraha menegaskan bahwa gaji tenaga kontrak (tekon) yang telah lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) R3 maupun R4 sudah dipastikan aman untuk satu tahun ke depan. Hal ini disampaikannya dalam rapat pembahasan APBD Perubahan 2025.

“Kami telah mengarahkan OPD agar menganggarkan gaji untuk rekan-rekan tekon PPPK. R3 dan R4 sudah dianggarkan satu tahun penuh. Jadi, tidak perlu khawatir. Sudah ada surat edarannya juga,” ujar Angga, Jumat 4 Juli 2025.

Menurutnya, DPRD secara kelembagaan turut memikirkan kesejahteraan tenaga kontrak demi keberlanjutan pengabdian mereka. Ia menegaskan kembali dalam rapat anggaran bahwa alokasi gaji untuk para PPPK menjadi salah satu prioritas di perubahan anggaran tahun ini.

“Tadi dalam rapat kami tegaskan agar penganggaran dilakukan satu tahun penuh. Kami pastikan gaji mereka aman,” ucap Politisi PDIP Dapil I ini.

Terkait isu efisiensi anggaran, Angga menjelaskan bahwa pengalokasian gaji PPPK tidak menambah beban APBD. Ia menyebut, beberapa OPD melakukan pergeseran anggaran internal untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Anggaran untuk gaji tidak bertambah, hanya dilakukan pergeseran dari pos yang ada. Kita juga ada Silpa APBD namun itu dimanfaatkan untuk membayar BPJS masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, bagi tenaga honorer R3 yang telah mengikuti seleksi dan masuk database akan diperjuangkan untuk mendapatkan alokasi PPPK paruh waktu. Namun, bagi yang belum masuk database, hal itu perlu ada solusi, begitu pula yang pemerintah masih menunggu regulasi dari Kementerian PAN-RB.

“Yang sudah tea tapi tidak masuk database kabarnya akan upayakan berdasarkan nilai yang mereka miliki. Sedangkan yang tidak ikut tes dan tidak ada dalam database masih menunggu kebijakan resmi dari Menpan RB,” pungkasnya. (nardi)

baca juga ...  DPRD Kotim Bakal Tindaklanjuti Informasi DBH Sawit Diprediksi Turun Drastis pada 2026
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!