KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Konferensi Kabupaten PGRI Masa Bakti XXII Tahun 2025–2030 dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat-Guru Bermutu, Indonesia Maju.”
Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat kolaboratif, serta dihadiri oleh perwakilan PGRI dari 12 kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas. Konferensi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, mewakili Bupati Jaya Samaya Monong.
Dalam sambutannya, Richard menyampaikan bahwa tantangan pendidikan masa kini menuntut guru untuk tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga sebagai pendidik sejati yang membentuk karakter generasi bangsa.
“Kita berharap PGRI dapat merumuskan strategi mencetak guru-guru yang tidak hanya pandai mengajar, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kesabaran, ketelatenan, serta keikhlasan dalam membentuk karakter anak bangsa,” ujarnya belum lama ini.
Pada kesempatan ini dia menegaskan pentingnya penyelarasan antara kurikulum dan proses pembelajaran, yang menurutnya seperti pinang dibelah dua tidak bisa dipisahkan dan harus saling mendukung agar pendidikan berjalan efektif, bermakna, dan berkelanjutan.
“Peningkatan kompetensi dan kualitas guru merupakan hal mutlak, karena guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas, berakhlak, dan kompetitif,” tegas Richard.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, Diplan memberikan apresiasi kepada PGRI Gunung Mas serta dorongan semangat kepada calon pengurus masa bakti 2025-2030.
“Semoga pengurus yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan dedikasi tinggi, dan PGRI Gunung Mas bisa terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Konferensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi PGRI sebagai organisasi profesi yang strategis dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan. (ale)












