PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun lalu telah menyalurkan transportasi air berupa speadboat, perahu ces, dan kelotok untuk mendukung akses pendidikan di pedalaman. Bantuan senilai Rp5 miliar itu diprioritaskan bagi sekolah yang lokasinya harus menyeberangi sungai maupun laut.
“Karena kalau SMA tahun kemarin kita sudah serahkan. Jadi untuk membantu alat transportasi Disdik sudah menyiapkan spekboat, perahu ces, ada juga kelotok, itu jumlahnya cukup banyak juga,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, Rabu, 20 Agustus 2025.
Reza mencontohkan distribusi bantuan di Kabupaten Pulang Pisau, di mana guru harus menyeberangi laut untuk mengajar.
“Nilai proyeknya sekitar Rp5 miliar dan itu sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah yang memang titiknya harus menyebrang sungai, menyebrang laut, kayak di Pulang Pisau harus menyebrang laut. Itu kita kasih spekboat,” ujarnya.
Menurut dia, transportasi tersebut diharapkan bisa mengurangi hambatan yang dihadapi guru maupun siswa.
“Jadi anak-anak tidak terkendala lagi. Dan guru-guru biasanya terkendala masalah BBM,” kata Reza.
Jika masih ada sekolah yang belum kebagian, Reza membuka opsi relokasi unit.
“Nah nanti kalau kurang, sampaikan ke saya SMA SMK mana. Biar kita misalnya ada relokasi satu unit lagi yang bisa saya lempar ke kabupaten mana,” ucapnya.
(Syauqi)












