PALANGKA RAYA – Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan pentingnya arah kebijakan dalam Rancangan Perubahan APBD 2025. Anggaran perubahan dinilai harus menjawab kebutuhan mendesak, mulai dari ketahanan pangan hingga penanganan bencana.
“Karena itu, Fraksi menekankan agar alokasi anggaran perubahan secara nyata memperkuat ketahanan pangan daerah, menyediakan cadangan beras pemerintah yang memadai,” kata Juru Bicara Fraksi Gerindra, Endang Susilawatie, saat membacakan pemandangan umum fraksi pada rapat paripurna ke-20 di gedung DPRD Kalteng.
Gerindra juga meminta pemerintah provinsi memperbaiki rantai distribusi hingga pedalaman serta menyiapkan sarana prasarana penanggulangan kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan.
Fraksi menyoroti kenaikan harga beras dan bahan pangan lain yang masih menjadi penyumbang inflasi, terutama di wilayah dengan akses distribusi terbatas. Sementara, memasuki musim kemarau 2025 yang diperkirakan BMKG berlangsung normal, ancaman kekeringan lokal dan karhutla disebut tetap harus diwaspadai.
“Fraksi memandang bahwa langkah Rancangan Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025 harus diarahkan secara tajam untuk memperkuat layanan dasar pendidikan dan kesehatan, sekaligus menjawab masalah aktual yang sedang dihadapi masyarakat Kalteng,” ujar Endang.
(Syauqi)












