SAMPIT – Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar kembali digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat 19 September 2025. Program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut dipusatkan di SMAN 1 Sampit dan mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Irawati, serta jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten. Kehadiran para pejabat ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan pihaknya menurunkan sejumlah tenaga medis untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut salah satu titik pemeriksaan yang dilaksanakan adalah di SMAN 1 Sampit dan SMKN 4 Sampit.
“Meski ini kegiatan dari provinsi, kami tetap mendukung dengan mengirimkan tenaga kesehatan. Pemeriksaan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan bagi para pelajar,” jelas Umar.
Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan melalui beberapa tahap skrining untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa. Apabila ditemukan gejala atau indikasi penyakit tertentu, pihak medis dapat segera memberikan tindak lanjut maupun intervensi yang dibutuhkan.
“Lewat cara ini, kondisi kesehatan siswa bisa diketahui lebih awal. Jika ada yang membutuhkan penanganan, segera dilakukan agar tidak berkembang menjadi masalah serius,” ujarnya.
Umar juga menegaskan, pelajar merupakan kelompok yang mudah dimobilisasi sehingga program berjalan efektif. Lebih dari itu, kesehatan generasi muda harus menjadi perhatian utama karena berhubungan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka dan bisa belajar dengan lebih optimal,” pungkasnya. (nardi)












