Komisi III DPRD Kotim Ingin Ekonomi Kreatif Jadi Identitas Daerah

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kotim Langkap.

SAMPIT – Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten (Kotim), Langkap, menegaskan pentingnya penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai identitas daerah yang mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal. 

Menurutnya, gagasan para pemuda yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu bersama Komunitas Pemuda Pemudi Masyarakat (KPPM) dan Kotim Creative Network (KCN) layak mendapat dukungan penuh.

“Ekonomi kreatif ini sebenarnya sudah lama ada di Kotim. Hanya saja, selama ini setiap sektor berjalan sendiri-sendiri, seperti kuliner, pariwisata, dan seni budaya. Ini yang perlu kita orkestrasikan agar punya arah dan wadah yang jelas,” ujar Langkap dalam RDP yang digelar Kamis 9 Oktober 2025.

Politisi Gerindra ini menilai, ide-ide yang disampaikan pemuda Kotim merupakan pintu gerbang bagi kebangkitan ekonomi daerah. 

Jika digarap serius, sektor ekonomi kreatif akan menciptakan efek domino, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga meningkatnya sektor transportasi dan pariwisata.

“Anak muda ini sudah bergerak di lapangan. Kami di Komisi III ingin menjadi jembatan agar semangat mereka punya ruang. Kami juga berharap ada perda tentang ekonomi kreatif, supaya upaya ini punya dasar yang kuat,” jelasnya.

Langkap juga menyoroti pentingnya membangun identitas lokal melalui produk khas daerah. Ia menyebut bahwa keberadaan kuliner, kerajinan, dan hasil budaya bisa menjadi penanda yang melekat pada Kotim di mata wisatawan.

“Kalau kita bisa punya produk khas yang dikenal orang, itu akan menjadi identitas daerah. Misalnya, orang beli makanan tertentu dan langsung tahu bahwa itu dari Kotim. Inilah yang ingin kita dorong bersama pemuda dan OPD terkait,” tutupnya. (nardi)

baca juga ...  Jelang Akhir Tahun, Komisi IV DPRD Kotim Sidak Progres Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!