KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk menjadi penengah yang adil dan solutif dalam menyelesaikan sengketa plasma 20 persen antara masyarakat Kecamatan Kapuas Tengah dan Kecamatan Pasak Talawang dengan pihak PT Kapuas Maju Jaya. Hal itu disampaikan Dodo usai memimpin langsung mediasi bersama para pihak yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Sabtu 18 Oktober 2025.
Dodo menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap tuntutan masyarakat ditangani secara terbuka dan berkeadilan. “Kami tidak ingin persoalan ini berlarut. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, mendengar semua pihak, dan mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat maupun perusahaan,” tegasnya.
Menurutnya, hasil mediasi telah mengarah pada langkah konkret, di mana pemerintah daerah akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan dialog terbuka bersama masyarakat dan pihak perusahaan di area Pabrik PT Kapuas Maju Jaya, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Pasak Talawang, pada Sabtu 18 Oktober 2025.
“Langkah turun ke lapangan ini penting agar semua pihak bisa melihat persoalan secara nyata, bukan hanya dari laporan atau data di atas meja. Kami ingin memastikan aspirasi warga tersampaikan dan perusahaan juga mendapatkan ruang untuk menjelaskan,” ungkap Dodo.
Ia menilai, penyelesaian sengketa plasma harus berlandaskan pada prinsip kemitraan dan tanggung jawab sosial. Pemerintah daerah, lanjutnya, berperan memastikan hak masyarakat benar-benar terpenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku tanpa mengabaikan kepentingan investasi daerah.
Wakil Bupati juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dan menjauhi tindakan yang bisa memicu konflik. “Kita ingin penyelesaian melalui jalur dialog, bukan konfrontasi. Hanya dengan duduk bersama, kita bisa mencapai kesepahaman yang berpihak pada kepentingan bersama,” ujarnya.
Dengan langkah mediasi dan dialog terbuka tersebut, Dodo optimistis sengketa plasma dapat diselesaikan dengan damai dan transparan. “Kita semua memiliki tujuan yang sama: masyarakat sejahtera, perusahaan berjalan baik, dan daerah Kapuas tetap aman serta kondusif,” pungkasnya. (ds)












