PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Yohannes Freddy Ering menyatakan keyakinannya bahwa visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur periode 2025-2030 dapat direalisasikan, meskipun daerah tengah menghadapi tantangan fiskal seperti APBD 2026 menurun imbas pemangkasan dana tranfer ke daerah.
“Yang jelas visi misi yang telah dituangkan dalam RPJMD gubernur dan wakil gubernur periode 2025–2030 bagus semua,” ujar Freddy, Selasa, 28 Oktober 2025.
Namun, Freddy menilai pelaksanaan program pembangunan tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Ia menegaskan, penyesuaian yang mungkin dilakukan bersifat teknis semata dan tidak akan mengubah arah kebijakan yang telah dirumuskan pemerintah daerah.
“Tapi memang mau tidak mau kita menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Walaupun ada penyesuaian waktu itu teknis saja, tapi kita optimistis visi misi gubernur dan pemerintah daerah bisa direalisasikan semua,” katanya.
Menanggapi besaran APBD 2026 yang mencapai sekitar Rp7 triliun, Freddy menekankan pentingnya efisiensi dan rasionalisasi dalam penggunaan anggaran.
“Kondisi keuangan kita mau tidak mau harus rasionalisasi, efisiensi. Jadi untuk belanja-belanja tertentu, terutama belanja modal dan belanja langsung, ya diperketat gitu,” ujarnya.
(Syauqi)












