KUALA KURUN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Pelatihan Relawan Anti Narkoba, Kamis 6 November 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga pendidikan, dengan tujuan memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat daerah.
Sekretaris Daerah Gunung Mas, Richard melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sugiarto menegaskan bahwa, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Narkoba, katanya, tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan kehidupan sosial, ekonomi, dan moral generasi muda.
“Narkoba tidak mengenal batas usia, pekerjaan, maupun status sosial. Karena itu, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan relawan anti narkoba memiliki peran strategis dalam memperkuat upaya pencegahan di tengah masyarakat.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyuarakan gaya hidup sehat dan menolak narkoba di lingkungan masing-masing.
“Para relawan memiliki peran yang sangat penting. Saya berharap pelatihan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba, baik di sekolah, tempat kerja, maupun komunitas masyarakat,” bebernya.
Pada kesempatan itu, dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk terus mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan aparat penegak hukum maupun masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen untuk terus mendukung program-program pencegahan dan pemberantasan narkoba. Kita ingin membangun Gunung Mas yang Bersinar Bersih dari Narkoba demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat serta menjadikan pelatihan ini sebagai sarana memperkuat komitmen bersama dalam memerangi narkoba.
“Jadilah contoh teladan dan inspirasi bagi generasi muda lainnya. Ingatlah, perjuangan melawan narkoba adalah perjuangan untuk menyelamatkan masa depan bangsa,” tuturnya. (ale)












