Herson Minta Daerah Perkuat Pembiayaan Sanitasi Lewat Skema Kolaboratif

IST/BERITASAMPIT - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, saat menyampaikan sambutan saat membuka Rapat Evaluasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Kalteng Tahun 2025 di Aula Bapperida Kalteng, Selasa, 2 Desember 2025.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) menekankan perlunya strategi pembiayaan yang lebih inovatif dan terintegrasi untuk mempercepat pembangunan sanitasi di daerah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan bahwa pemenuhan akses sanitasi layak tidak bisa hanya bergantung pada APBD, melainkan harus didukung pendanaan lintas sumber.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Kalteng Tahun 2025, di Aula Bapperida Kalteng, Selasa, 2 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Herson menyebut penanganan sanitasi aman masih menghadapi keterbatasan fiskal daerah, sementara kebutuhan infrastuktur dan layanan terus meningkat.

Oleh karena itu, ia mendorong pemanfaatan skema kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pendanaan sanitasi harus dikelola lebih kreatif. Kita harus manfaatkan berbagai sumber pembiayaan, baik melalui APBD, DAK, dukungan pusat, maupun keterlibatan sektor swasta,” ujarnya.

Ia menekankan, setiap kabupaten/kota perlu memastikan program sanitasi masuk sebagai prioritas dalam perencanaan dan penganggaran, terutama terkait penanganan air limbah, persampahan, dan stop BABS.

Selain itu, Herson meminta seluruh kabupaten/kota menyelesaikan laporan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) sebagai dasar penentuan bantuan dan intervensi pusat ke depan.

Herson juga mengingatkan agar perencanaan tidak berhenti dalam dokumen saja. Setiap rencana harus berujung pada pembangunan infrastruktur dan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Komitmen anggaran adalah bagian penting dari komitmen pembangunan. Jika kita ingin target sanitasi tercapai, maka dukungan pendanaan harus diperkuat dari sekarang,” tegasnya.

Di akhir sambutan, ia menegaskan bahwa sanitasi berkontribusi langsung pada masyarakat dan peningkatan indeks pembangunan manusia.

“Sanitasi bukan hanya soal infrastruktur. Ini investasi untuk generasi yang lebih sehat, lebih produktif, dan lebih berkualitas,” pungkasnya.

Sya'ban)

baca juga ...  Tujuh Bulan Pimpin Pemprov, Katma F. Dirun Resmi Pamit dari Kursi Plt Sekda Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!