SAMPIT – Momentum peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dimaknai sebagai penguatan peran perempuan agar terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Dukungan tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),
Rinie Anderson, saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Ibu yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Sampit, Sabtu 13 Desember 2025.
Rinie mengapresiasi GOW Kotim yang telah menginisiasi dan melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Ibu. Menurutnya, perempuan merupakan tiang doa dan harapan dalam keluarga maupun masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan dukungan penuh untuk terus berkarya.
“Kami dari DPRD dan tentu harapannya juga Pemerintah Kabupaten Kotim terus mendukung kesetaraan gender, agar kaum perempuan bisa berkarya dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia juga menyinggung isu kesehatan, khususnya terkait HIV/AIDS, yang dinilai masih menjadi kelompok rentan. Menurut Rinie, peran laki-laki atau kaum bapak sangat penting dalam menjaga keluarga agar terhindar dari perilaku berisiko yang dapat berdampak buruk bagi perempuan.
“Sering kali kaum perempuan yang tidak tahu apa-apa justru terkena imbasnya. Karena itu harus lebih berhati-hati terutama kaum laki-laki menjauhi hal-hal negatif yang bisa menyebabkan penularan penyakit,” katanya.
Senada dengan itu, anggota DPRD Kotim lainnya, Modika Latifah, menambahkan bahwa penularan HIV bisa terjadi melalui berbagai bentuk kontaminasi, sehingga upaya pencegahan menjadi langkah paling penting.
“Mencegah itu jauh lebih baik. Edukasi dan kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar perempuan dan keluarga terlindungi,” ujarnya.
Dalam peringatan Hari Ibu tersebut, turut hadir pula anggota DPRD Kotim perempuan lainnya, Cindy Mauliditka. Kehadiran tiga legislator perempuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa perempuan juga mampu berkiprah, berkarya, dan mengambil peran strategis di lembaga legislatif.
Para legislator ini juga mengapresiasi adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian peringatan Hari Ibu.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama bagi kaum ibu yang jarang memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan.
“Pemeriksaan gratis seperti ini bagus sekali. Kesempatan seperti ini jarang, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin. GOW mantap,” ungkapnya. (nardi)












