PALANGKA RAYA – Warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai dari kebutuhan armada pemadam kebakaran hingga perbaikan infrastruktur yang dinilai semakin mendesak.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah IV, Purdiono, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Purdiono menyampaikan bahwa usulan masyarakat Kelurahan Melayu mencakup bidang kesejahteraan rakyat dan infrastruktur.
Pada bidang kesejahteraan rakyat, masyarakat mengusulkan pengadaan mobil atau mesin pemadam kebakaran guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan musibah kebakaran di wilayah permukiman.
Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan lahan pekuburan atau alkah, mengingat ketersediaan lahan pemakaman yang ada saat ini dinilai semakin terbatas.
Sementara pada bidang infrastruktur, masyarakat mengusulkan perbaikan drainase di Jalan Fungsi Tunggal arah Pendreh yang kerap mengalami gangguan fungsi aliran air.
Usulan lainnya meliputi perbaikan atau rehabilitasi terhadap empat buah jembatan yang menjadi akses penting aktivitas masyarakat.
Warga juga mengajukan pembangunan siring atau bronjong sepanjang kurang lebih 63 meter yang terletak di Jalan Pelajar RT 23 B, sebagai upaya penanganan tebing dan pencegahan longsor.
Selain itu, masyarakat mengusulkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta renovasi kantor Kelurahan Melayu agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Purdiono menjelaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan tersebut merupakan hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif antara anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan konstituen dan masyarakat di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat secara terbuka dan jujur menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pembangunan di wilayah mereka, khususnya pembangunan yang dinilai penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang berlangsung pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












