PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa'i, S.Kom. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gebyar Undian Tabungan Taheta Periode XXIX Bank Kalteng yang digelar di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Sabtu 7 Februari 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Bank Kalteng dalam mendorong budaya menabung di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Hal itu disampaikan Bupati Pulang Pisau usai menghadiri langsung kegiatan yang berlangsung meriah dan diikuti oleh nasabah Bank Kalteng dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Bupati Ahmad Rifa'i menilai, program undian tabungan seperti Taheta tidak hanya memberikan apresiasi kepada nasabah, tetapi juga menjadi instrumen edukasi keuangan agar masyarakat semakin sadar pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik.
“Program Gebyar Undian Taheta ini sangat positif karena mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menabung, sekaligus memperkuat literasi keuangan. Pemerintah daerah tentu mendukung langkah-langkah Bank Kalteng dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Pada Gebyar Undian Taheta Periode XXIX ini, Bank Kalteng menyediakan ratusan hadiah menarik. Hadiah utama berupa 1 unit mobil Suzuki Grand Vitara 2 Tone GX AT dan 3 unit mobil Honda Brio Satya S M/T. Selain itu, tersedia 53 unit sepeda motor Honda Beat CBS serta 50 unit sepeda listrik Goda 002 Mecha Garuda.
Tidak hanya itu, Bank Kalteng juga menyiapkan hadiah elektronik berupa 50 unit TV LG LED dan 50 unit smartphone Samsung A07 kapasitas 6/128 GB, serta hadiah tabungan berupa 50 rekening Tabungan Taheta senilai Rp5 juta, 50 rekening senilai Rp3 juta, dan 50 rekening senilai Rp1 juta.
Bupati Ahmad Rifa'i berharap, melalui program seperti ini, Bank Kalteng terus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalteng harus terus dijaga agar pembangunan ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Pulang Pisau, dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif,” pungkasnya. (denny)












