Jelang Hari Raya, 8.062 Bantuan Pangan Presiden Disalurkan ke

IST/BERITASAMPIT - Gubernur Agustiar Sabran saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten , Senin, 15 Maret 2026.

Sebanyak 8.062 paket bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten , (Kalteng), untuk periode Februari-Maret 2026. Setiap paket bantuan berisi beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Hanau, , Senin, 15 Maret 2026.

Gubernur Agustiar Sabran mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus bukti kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat.

“Kegiatan ini kita gelar sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Agustiar.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menjadi komitmen pemerintah untuk terus memprioritaskan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri dan Nyepi.

Selain penyaluran bantuan pangan presiden, pemerintah juga melaksanakan sejumlah program lain seperti Gerakan Pangan Murah, penyaluran Bantuan Langsung Tunai melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pemeriksaan gratis, serta pasar murah.

“Melalui kegiatan ini kami hadir untuk menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan, termasuk pasar murah, bantuan pangan, hingga bantuan tunai melalui KHBS,” katanya.

Gerakan Pangan Murah digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyediakan layanan pemeriksaan gratis guna memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga melalui deteksi dini.

Pada kesempatan yang sama, bantuan tunai Kartu Huma Betang Sejahtera turut disalurkan kepada masyarakat melalui Bank Kalteng.

Agustiar menjelaskan, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 mengalami penurunan menjadi sekitar Rp5,4 triliun dari sebelumnya Rp10,2 triliun pada tahun 2025 akibat kebijakan efisiensi, pemerintah daerah tetap memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Terutama melalui Kartu Huma Betang Sejahtera untuk memastikan masyarakat , khususnya yang kurang mampu dan berada di wilayah pedalaman, tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut mencakup berbagai sektor penting, mulai dari pendidikan, , ketahanan pangan, kesejahteraan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, dalam kegiatan pasar murah disediakan sebanyak 2.000 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram.

Setiap paket memiliki nilai sekitar Rp147.500, namun disubsidi oleh sebesar Rp137.500 sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp10 ribu per paket.

Adapun Bantuan Tunai Langsung melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera disalurkan kepada total 15.794 Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten .

(Sya'ban)

baca juga ...  Semarak Senam Pagi Pemprov Kalteng, Wagub Edy Pratowo: Olahraga Jaga Kesehatan dan Kinerja
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!