SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan puluhan ribu masker sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho menyampaikan saat ini pihaknya memiliki sebanyak 30 dus masker dewasa. Setiap dus berisi 40 kotak dengan masing-masing kotak berisi 50 masker, sehingga total tersedia sebanyak 60 ribu masker dewasa.
“Selain itu, tersedia 20 dus masker anak. Setiap dus berisi 20 kotak dan setiap kotak berisi 30 masker, sehingga jumlah masker anak mencapai 12 ribu masker,” ungkapnya, Rabu 22 Juli 2026.
Dengan demikian, total persediaan masker yang disiapkan Dinkes Kotim mencapai 72 ribu masker, terdiri dari masker untuk orang dewasa dan anak-anak.
Ia mengatakan kesiapan logistik kesehatan menjadi bagian dari langkah antisipasi apabila kondisi kabut asap akibat karhutla semakin meluas dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Selain masker, Dinkes Kotim juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi kemungkinan meningkatnya gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk.
Puskesmas dan rumah sakit diminta meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan, termasuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan logistik kesehatan yang diperlukan masyarakat.
Dinkes mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila kualitas udara mulai memburuk. Penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap.
Masyarakat juga diminta segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan, terutama jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya. (nardi)












