PALANGKA RAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo-Gibran telah dimulai hari ini di beberapa provinsi di Indonesia. Namun, hingga saat ini, program tersebut belum dilaksanakan di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menjelaskan bahwa Gubernur Kalteng telah menginstruksikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan anggaran untuk program ini. Besaran anggaran tersebut, katanya, bervariasi tergantung pada kemampuan masing-masing daerah, sesuai dengan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Anggaran ini bervariasi tergantung APBD kabupaten/kota. Mereka (pemerintah) ada yang menganggarkan di BTT karena mereka juga sambil menunggu instrumen atau regulasi terkait makan bergizi gratis dari pemerintah pusat. Jadi kalau regulasi aturan itu turun, maka kami akan menyesuaikan,” kata Edy, Senin 6 Agustus 2025.
Meskipun program ini belum dimulai di Kalteng, Edy menambahkan bahwa seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini, termasuk provinsi Kalteng, sudah mengalokasikan anggaran untuk program tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian jumlah makanan bergizi gratis yang akan diberikan.
“Karena kita belum tau tuh jumlah makan siang bergizi gratis itu berapa. Tapi menyiapkan anggaran sudah, kalkukasi anggaran juga sudah, nanti pastinya (menuggu) regulasi dari pusat,” ujarnya.
Namun demikan, Wagub Edy sendiri belum mengetahui besaran rincian anggaran untuk program tersebut yang dialokasikan oleh pemerintah provinsi.
Edy juga menyampaikan bahwa pada awal Januari 2025, APBD untuk masing-masing daerah di Kalteng telah diselesaikan, dan pemerintah daerah sedang mempersiapkan pelaksanaan program tersebut. Rencana kick-off untuk program makan bergizi gratis akan disiapkan bersama pemerintah kabupaten/kota.
“Ini kesempatan kita sampaikan kepada pemerintah kabupaten kota melalui kepala daerah supaya mereka menyiapkan rencana kick off kegiatan tahun 2025.taoi kita bersyukur semuanya sudah menyiapkan,” tutupnya.
(Syauqi)












