Misteri Kematian Jaka: Polisi Tetapkan Kasus Tabrak Lari, Dugaan Lain Masih Diselidiki

IST/BERITASAMPIT - Polisi saat melakukan olah TKP saat jasad Jaka ditemukan.

SAMPIT – Kematian Jaka (17), pemuda asal Cempaga yang ditemukan tergeletak di kebun lombok di Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Timur (Kotim), kini resmi ditetapkan sebagai kasus tabrak lari oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Kota Besi, AKP Rohman Hakim, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada kecelakaan lalu lintas sebagai penyebab kematian korban.

“Hasil pemeriksaan sementara dugaan penyebab kematiannya mengarah ke laka lantas atau tabrak lari,” ujar Rohman saat dikonfirmasi, Senin, 10 Februari 2025.

Meski demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Tidak menutup kemungkinan, ada unsur lain yang mengarah pada tindak pidana penganiayaan atau bahkan pembunuhan yang disengaja.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah benar murni kecelakaan atau ada motif lain di balik kematian Jaka.

“Masih terus kami dalami lagi untuk memastikan jika ada penyebab lain,” katanya.

Sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi baik itu dari keluarga korban maupun dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Ada tujuh orang saksi. Dari keluarga dan juga warga sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.

Kematian Jaka masih menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan pengakuan keluarga korban, pemuda tersebut sempat didatangi oleh sejumlah orang tak dikenal sebelum akhirnya ditemukan tewas tergeletak di samping rumah warga.

“Beberapa hari sebelum ditemukan tewas, kami mendapat informasi bahwa rumah korban sempat diserang oleh sejumlah orang tak dikenal,” kata Sh kerabat korban.

Pihak keluarga mengharapkan adanya kejelasan terkait kasus kematian Jaka, apabila adanya tindak pidana mereka berharap pelaku cepat tertangkap dan diadili dengan seadil-adilnya.

(Oktavianto)

baca juga ...  Pemkab Kotim Targetkan Swalayan UMKM Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!