KUALA KAPUAS – Perempuan Kristen di Kapuas diajak untuk tampil sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan memperkuat peran sosial mereka di tengah masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, saat menghadiri Musyawarah Cabang (MUSCAB) II Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wanita Kristen Indonesia (DPC PWKI) Kabupaten Kapuas, Selasa 8 April 2025, di Gedung Lawang Kameloh Kuala Kapuas.
Didampingi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kapuas, Hertitati Dodo, Wakil Bupati menyampaikan bahwa PWKI lahir dari semangat perempuan Kristen untuk terlibat aktif dalam perjuangan bangsa dan pembangunan daerah, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, kebhinekaan, dan semangat oikumenis.
“PWKI harus menjadi pelopor dalam memperjuangkan hak-hak perempuan Kristen, baik di ruang domestik maupun publik. Perjuangan untuk kesetaraan dan keadilan gender adalah bagian dari pelayanan,” tegasnya di hadapan peserta musyawarah.
Dodo juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara PWKI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadaban. Ia mendorong agar komunikasi antaranggota diperkuat serta kegiatan sosial dan rohani digiatkan, termasuk pengembangan kapasitas kepemimpinan perempuan melalui pelatihan.
Dengan mengusung tema Berdiri Teguh dan Giat dalam Pekerjaan Tuhan, MUSCAB II ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus panggilan bagi seluruh anggota untuk terus melayani, menjaga integritas, serta hadir memberi solusi di tengah masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar musyawarah tersebut menghasilkan keputusan yang strategis, membangun, dan memperkuat kontribusi PWKI dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kapuas. (ds)












