SAMPIT – Suasana Pelabuhan Pelindo Bagendang mendadak heboh pada Kamis dini hari, 20 November 2025, setelah seorang anak buah kapal (ABK) Tugboat Surya Perkasa bernama Juarsah, pria kelahiran 1960 asal Surabaya, ditemukan meninggal dunia di atas kapal sesaat setelah sandar sekitar pukul 00.30 WIB.
Kematian mendadak Juarsah membuat rekan-rekannya panik. Mereka mengungkapkan bahwa sebelum menghembuskan napas terakhir, pria paruh baya itu sempat mengeluh sakit selama pelayaran. Namun kondisinya tiba-tiba memburuk saat kapal merapat, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapat penanganan medis.
“Kami setelah menerima laporan langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit, informasi dari teman-temannya bahwa korban mengeluh sakit sebelum meninggal dunia,” kata Sidik petugas PMI Kotim.
Setibanya kapal di pelabuhan, proses evakuasi dilakukan oleh petugas Pelindo, relawan PMI Kotim, serta aparat kepolisian yang datang ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan aman dan sesuai prosedur.
Jenazah kemudian langsung dievakuasi dari kapal dan dibawa menggunakan ambulans menuju Instalasi Kamar Jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian.
Sementara itu, pihak perusahaan kapal maupun rekan kerja korban belum memberikan keterangan lebih jauh terkait peristiwa tersebut.
(Jimmy)












