Ancaman Cuaca Ekstrem, BPBD Peringatkan Warga Soal Banjir dan Bahaya Perjalanan

DENNY/BERITA SAMPIT - Kalaksa BPBD , Osa Maliki.

– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD , Osa Maliki, meminta warga di daerah rawan banjir untuk bersiap menghadapi kemungkinan air meluap, serta mengimbau para pelancong dan pengendara agar lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan jauh.

Imbauan ini merespons peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut yang menyebutkan bahwa diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi memicu banjir, pohon tumbang, dan gangguan perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan banjir, untuk selalu waspada dan segera mengambil langkah antisipasi. Begitu juga bagi mereka yang hendak bepergian jauh, agar lebih berhati-hati karena cuaca buruk bisa meningkatkan risiko kecelakaan di jalan,” ujar Osa Maliki, Selasa 18 Maret 2025.

Ia juga meminta masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah maupun BPBD setempat. Jika terjadi kondisi darurat, warga diminta segera melapor agar bantuan bisa segera diberikan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiagakan tim tanggap darurat guna mengatasi kemungkinan bencana akibat cuaca ekstrem. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mengurangi dampak buruk dari potensi bencana alam.

Dengan adanya peringatan dini ini, BPBD berharap masyarakat lebih siaga dan tidak menganggap remeh ancaman cuaca ekstrem yang bisa datang sewaktu-waktu. (ds)

baca juga ...  Pulang Pisau Genap 10 Kali Raih WTP, Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!