Backlog Perumahan Masih 9,9 Juta Unit, Pemprov Kalteng Dukung Program 3 Juta Rumah

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur H. Edy Pratowo saat memberikan penjelasan terkait dukungan Pemprov terhadap Program 3 Juta Rumah di Bundaran Besar , Jumat pagi, 29 Agustus 2025.

– Memiliki rumah yang layak huni masih menjadi mimpi bagi jutaan keluarga di Indonesia, termasuk di (Kalteng).

Kondisi ini diperparah dengan tren kenaikan harga rumah dari tahun ke tahun.

Kenaikan harga perumahan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain harga tanah yang terus naik, meningkatnya biaya material dan infrastruktur, inflasi, serta tingginya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Di sisi lain, permintaan rumah semakin tinggi, sementara pasokan masih terbatas.

Kombinasi faktor tersebut membuat hunian layak semakin sulit dijangkau masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, backlog perumahan masih mencapai 9,9 juta unit.

Artinya, hampir 10 juta rumah tangga belum memiliki hunian sendiri.

Angka tersebut bisa lebih besar jika memperhitungkan pertumbuhan keluarga baru dan kelayakan tempat tinggal hingga 2025.

Menanggapi kondisi itu, pemerintah meluncurkan Program 3 Juta Rumah sebagai bagian dari program prioritas .

Program ini ditujukan untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi .

Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait implementasi program tersebut di daerah.

“Ini masih kita inventarisir semuanya di dinas teknis,” ujarnya saat ditemui di Bundaran Besar , Jumat pagi, 29 Agustus 2025.

Ia menambahkan, program ini diyakini akan berjalan sesuai rencana. “Semuanya pasti berjalan aja lah,” jelasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Mofit Pastikan ASN Disdik Taat Hukum
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!